by

Cafe Bintang Dipasang Police Line, Pasca Pengeroyokan Anggota Brimob

SAGULUNG (HK) – Polresta Barelangan memasang garis polisi di Cafe Bintang, Kawasan Top 100 Tembesi Sagulung, pasca pengeroyokan anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Kerpi.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto membenarkan, kalau Cafe Bintang tempat hiburan tersebut sudah dipolice line oleh Polresta Barelang.

“Iya, bahwa tempat hiburan cafe Bintang itu sudah di police line pihak Polresta Barelang, dalam hal ini Kasat Reskrim Polresta Barelang. Tapi untuk kejelasannya lagi, langsung saja Polresta Barelang karena kasusnya telah dibawa ke sana,” ujar Kapolsek Sagulung, Senin (12/8) siangnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian resort Barelang berhasil amankan sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan seorang anggota Brimob Polda Kepri, di Cafe Bintang, Komplek ruko Top 100 Tembesi, Sagulung, Sabtu, (10/8) dini hari.

Diketahui pengeroyokan yang dialami Briptu Erik Adong dilakukan 10 orang pelaku. Bahkan, kejadian itu dipicu saat kedua belah pihak dalam kondisi pengaruh alkohol. Dimana saat itu korban datang setelah dihubungi rekannya sesama Brimob.

Informasi yang beredar di lapangan, kejadian ini disebabkan gara-gara seseorang (anggota pengeroyok) menghentikan musik, dan mengaku kehilangan jam tangan. Sedangkan para tamu didalam Cafe Bintang sedang berjoget usai menenggak minuman keras.

Seorang pelaku merasa tidak senang hati karena musik tiba-tiba dihentikan. Sesaat itu juga terjadi keributan. Brigadir Baginda Hutapea, yang juga salah seorang anggota Brimob yang menghubungi Briptu Erik Adong TENGAH berada di salah satu kelompok yang ribut tersebut. 

Karena ribut terus melebar hingga ke luar area dan kalah jumlah, Brigadir Hutapea meminta bantuan rekannya, Brigadir Erik untuk membantu menenangkan situasi. Namun sayang, malah saat tiba di lokasi Brigadir Erik menjadi sasaran amuk sekelompok orang hingga korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Sementara, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. “Iya benar, saat ini korban dirawat di RSUD,” ujar Erlangga, Sabtu (10/8). (ded)

Comment

News Feed