by

Isak Tangis Warnai Pelepasan JCH Karimun

KARIMUN (HK)-Sebanyak 163 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Karimun dilepas ke embarkasi Batam, Sabtu (10/7) pagi. Pelepasan itu diwarnai isak tangis keluarga. Sebelum diberangkatkan ke kapal, para JCH tersebut menjalani tradisi tepuk tepung tawar di kediaman rumah dinas Bupati Karimun. Prosesi tersebut berlangsung sakral.

Tepuk tepung tawar itu diawali oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Anwar Hasyim, Kepala Kemenag Karimun, Ketua DPRD Yusuf Sirat dan wakilnya Bakti Lubis, Dandim 0317 Letkol ARM Rizal Analdie, Kapolres AKBP Hengky Pramudya, Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro dan pemuka masyarakat Karimun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq disela-sela pelepasan JCH asal Kabupaten Karimun ke Batam mengatakan, awalnya jumlah JCH asal Kabupaten Karimun yang akan menjalankan ibadah haji di tanah suci Mekkah sebanyak 174 orang. Namun, karena satu orang CJH asal Kundur meninggal dunia maka yang diberangkatkan hanya 173 orang.

“Alhamdulillah hari ini kita berkumpul bersama-sama di panggung rakyat, halaman rumah dinas bupati yang masuk dalam kloter 17 gelombang kedua sebanyak 174 orang. Dengan catatan 1 orang telah meninggal dunia dan tinggal 173 orang. Hari ini kita berangkatkan sebanyak 163 orang untuk kloter 17,” ungkap Aunur Rafiq.

Kata Rafiq, sisanya sebanyak 10 orang JCH lagi akan menyusul diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada 30 Juli 2019 mendatang. Menurut dia, dari 173 JCH asal Kabupaten Karimun itu, sebanyak 105 orang merupakan JCH kaum ibu dan 67 merupakan JCH dari kaum bapak-bapak.

Aunur Rafiq menyebut, dalam pelaksanaan ibadah haji, seluruh JCH asal Karimun didampingi oleh satu orang Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), Karom 4 orang dan Karu 16 orang. Di Mekkah, para JCH akan ditempatkan di pemondokkan dengan jarak sekitar 40 kilometer dari Masjidil Haram.

Dikatakan, sama seperti tahun lalu pada musim haji 2019 ini, JCH asal Kabupaten Karimun masuk dalam gelombang kedua, makanya akan langsung diberangkatkan ke Mekkah, yang naik dari Jeddah. Pada tahun-tahun sebelumnya, JCH asal Karimun memang masuk dalam gelombang pertama yang naik dari Kota Madinah.

“Kita berharap, seluruh JCH asal Kabupaten Karimun dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik. Dapat melaksanakan seluruh rukun, wajib, sunah dengan baik. Baik itu di Mekkah dan Madinah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mambrur dan mabrurah,” terang Aunur Rafiq.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aunur Rafiq menitipkan salam kepada Baginda Rasulullah SAW dan memohon doanya agar Kabupaten Karimun tetap dalam keadaan kondusif, dijauhkan dari musibah, bencana dan malapetaka serta menjadi Karimun sebagai kabupaten yang baldatun taybatun warrabun gafur, masyarakat yang sakinah, mawaddah wa rahmah. (ham)

Comment

News Feed