by

Perwako Belum Selesai, Pengadaan Seragam Gratis Akan Terlambat

TANJUNGPINANG (HK) – Siswa siswi baru tahun ajaran 2019-2020 tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengenakan seragam sekolah dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan terlambat.

Hal tersebut disebabkan Peraturan Walikota (Perwako) sebagai Petunjuk Teknis (Juknis) belum selesai. Sehingga sebagian Kepala Sekolah (Kepsek) tidak berani melaksanakan pengadaan seragam sekolah gratis tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu mengatakan dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang, dan mereka mengakui bahwa Juknis masih dalam proses yang tertuang dalam Perwako di Bagian Hukum Setdako Tanjungpinang.

“Sehingga dari beberapa pernyataan Kepala Sekolah saat kami tinjau, mereka memgaku belum berani melaksanakan itu karena belum ada Juknisnya,” ungkap Maskur, Rabu (17/7).

Ditegaskan Maskur, Perwako tersebut seharusnya sudah selesai pada bulan Januari 2019 lalu. Karena lanjut Maskur, DPRD sudah mengesahkan anggaran sebesar Rp 7,8 Miliar yang dialokasikan di APBD murni 2019.

“Walaupun sudah terlambat, kami minta dipercepat agar anak-anak didik segera dapat seragam, mungkin bisa didahulukan alat tulis, sepatu dan tas yang tak perlu dijahit. Berbeda dengan seragam yang perlu ukuran jelas dan detail,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Tanjungpinang, Atmaddinata mengatakan saat ini terkait seragam gratis itu belum proses lelang dan pengadaan langsung, karena masih menunggu Juknis yang dibuat Bidang Hukum.

”Kita akan berkoordinasi dengan Bidang Hukum, untuk mempercepat Juknis tersebut. Sehingga bisa saling membantu, sekiranya masih ada yang terganjal. Dengan Jukni ini, agar menjadi dasar kepala sekolah melakukan pengadaan seragam,” terangnya.

Dengan demikian, Atmaddinata mempredikasi untuk seragam sekolah gratis ini paling lama tiga bulan ke depan sudah diserahkan kepada setiap siswa baru.

”Mudah-mudahan bisa cepat karena kita prediksi khusus sekolah yang menerapkan lelang, bisa tiga bulan ke depan selesai. Kalau untuk PL bisa lebih cepat dari itu,” tutupnya.(rco)

Comment

News Feed