by

Penyaluran BBM Tetap Normal, Untuk Listrik Pulau Laut

NATUNA (HK)- Pasca tenggelamnya KM Cahaya Samudera yang membawa BBM untuk penyuplai mesin PLN Kecamatan Pulau Laut pada Kamis, (11/7) lalu tidak berpengaruh besar terhadap penyaluran listrik di pulau tersebut.

Manager PLN ULP Ranai Natuna, Dwi Ristiono mengatakan, penyaluran BBM untuk mesin listrik di Pulau Laut tidak akan mengalami kendala pasca kejadian tengelamnya KM Cahaya Samudera.

“Saat ini, proses persediaan BBM untuk mesin masih memadai, dan sebetulnya BBM yang dibawa oleh KM Cahaya Samudra itu untuk stok bulanan,” kata Ristiono melalui seluler, Kemarin.

Menurutnya, PLN cukup memesan kembali BBM dan meminta pihak Transportir untuk mengirim BBM guna keperluan Pembangkit Listrik Pulau Laut.

“Rencananya sejak kejadian itu, kita akan pesan kembali untuk persediaan stok bulanan. Dan mudah-mudahan tidak ada kendala yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Diketahui, KM Cahaya Samudra GT-23 yang dinakhodai Fredy bermuatan BBM jenis Solar milik PT PLN Pulau Laut sebanyak 20 Ton yang dimuat dari Pertamina Selat Lampa, mengalami kecelakaan dan tengelam di perairan Kelarik Kecamatan Bunguran Utara saat berlayar menuju Kecamatan Pulau Laut.

Nakhoda dan Tiga ABK berhasil diselamatkan oleh Personil POSAL Sedanau dan masyarakat.

Dugaan penyebab kecelakaan laut dikarenakan kapal menabrak karang sehingga kapal tersangkut di atas karang yang mengakibatkan kapal mengalami kebocoran. (fat)

Comment

News Feed