by

“Guru Agama Hindu Agen Perubahan di Era Revolusi Industri 4.0”

Batam (HK) – Sebanyak 25 orang peserta mengikuti kegiatan pembinaan guru pasraman Provinsi Kepri yang diadakan di aula pasraman Jnana Sila Bhakti Kota Batam, Sabtu (18/5/2019). Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA. Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga menyampaikan materi bertemakan “Guru pasraman agama Hindu sebagai agen perubahan era revolusi industri 4.0.”

Ketua Panitia Pelaksana, Purwadi, mengungkapkan, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru pasraman, menambah wawasan, dan pengetahuan dalam media pembelajaran, serta meningkatkan kreativitas guru pasraman.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kepri dalam arahannya mengatakan, pembinaan guru pasraman pada 2019 ini merupakan prioritas kegiatan Kanwil Kemenag Kepri untuk memajukan pendidikan agama dan keagamaan Hindu.

“Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah,” ucap Kakanwil.

“Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian,” ujarnya lagi.

Dikatakannya, saat ini guru memiliki tantangan besar dan harus memahmi aspek penting dalam kompetensi abad 21.

“Guru harus bisa menanamkan karakter akhlak, kejujuran, amanah, sopan santun, kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab kepada anak didik. Guru masa kini juga harus mampu merancang instrumen penilaian yang menggali semua aspek, baik pengetahuan keterampilan maupun karakter,” jelas Mukhlisuddin lagi.

Lalu, lanjutnya, tantangan guru agama menyambut revolusi industri 4.0 adalah bagaimana mewujudkan generasi emas Indonesia yang produktif pada 2045.

“Generasi emas yang dicita-citakan itu adalah generasi yang bermodalkan kecerdasan komprehensif yakni produktif, inovatif, interaksi sosial yang baik dan berperadaban unggul,” papar Kakanwil lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Kepri, Ketut Suardita, SPd, MPd, menyampaikan, pembentukan karakter kedisiplinan, semangat nasionalisme, membentuk akhlak siswa, hanya dapat dilakukan oleh seorang guru.

“Oleh sebab itu kehebatan dan kemuliaan para guru tidak akan pernah tergantikan oleh kehadiran robot pintar,” jelas Ketut Suardita.

Kegiatan dua hari itu mengusung tema “Melalui Pembinaan Guru Pasraman Agama Hindu, Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Perubahan Revolusi Industri”. (fhy/r)

Comment

News Feed