by

Polsek Balai Razia Pedagang Petasan

KARIMUN (HK)-Jajaran Polsek Balai Karimun merazia pedagang petasan yang menggelar dagannya di sekitar wilayah hukum Polsek Balai Karimun, Sabtu (11/5) malam.

Razia itu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1440 Hijriyah. 

  Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono mengatakan, sasaran razia yang menurunkan mobil patroli Polsek Balai adalah menyisir pedagang petasan atau mercon di sepanjang Jalan Nusantara, disana ditemukan pedagang petasan di depan Kedai Kopi Natal dan di depan ATM BNI, kemudian di Jalan Ahmad Yani depan minimarket Oriental dan depan Kantor Imigrasi.

  “Hasil razia ini, kami menyita satu kotak petasan merek Happy Blitz dan tiga ikat petasan merk Bintang Fajar, yang diamankan dari pedagang atas nama Rasno. Kemudian, enam batang petasan merek Pegasus yang diamankan dari Mohamad Arif,” ungkap Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono. 

  Kemudian, pihaknya juga menyita empat ikat petasan merek Adi Putra ADP yang diamankan dari Roni, serta tujuh batang petasan merek Bima Sakti, delapan batang Petasan merek Rajawali Gold dan empat ikat Petasan merek Bintang Fajar yang diamankan juga dari Rasno.

  Kata Budi, razia itu digelar dalam rangka cipta kondisi dengan sasaran lapak penjual kembang api untuk mencari kembang api yang tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki izin penjualan. 

  “Distribusi yang resmi pasti memiliki izin dari Mabes, Polda dan Polres. Selebihnya berarti ilegal. Itu yang kita amankan. Belum lagi jika menjumpai petasan yang ukurannya besar dan menimbulkan suara yang besar dapat mengganggu orang lain, maka petasan tersebut akan kami amankan, seperti barang bukti yang ada kami amankan malam ini,” ujar Budi.

  Kepada pedagang yang terjaring razia, Budi menyebut, pihaknya memberikan arahan serta nasehat kepada padagang toko untuk tidak menjual kembang api yang tidak sesuai ketentuan. Kepada pedagang, dia juga memberikan nomor-nomor call center kepada masyarakat guna untuk melaporkan, serta meminta bantuan. (ham) 

Comment

News Feed