by

Kakanwil Kemenag Kepri Hadiri Pawai Taaruf STQH VIII Kepri

Bintan (HK) – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA menghadiri malam taaruf dan pawai taaruf Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) VIII Tingkat Provinsi Kepri di Relief Antam Kijang, Sabtu (27/4/2019) pagi.

Kegiatan pawai taaruf digelar dalam rangka meningkatkan rasa kekeluargaan diantara para peserta (STQH) Tingkat Propinsi Kepulauan Riau ke VIII di Kabupaten Bintan. Setidaknya lebih dari 8.000 orang hadir dalam kegiatan pawai taaruf yang memadati kota Kijang di Kabupaten Bintan.

Tampak hadir dalam acara itu, Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, Sekda Kepri, TS Arif Fadillah, Bupati Bintan, Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim, Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kegiatan itu, Bupati Bintan beserta wakilnya menjadi peserta dalam kegiatan pawai taaruf yang melibatkan personil 10 kecamatan di Bintan.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA, sangat mengapresiasi kegiatan malam taaruf dan pawai taaruf yang digelar dalam rangka memeriahkan STQH VIII Tingkat Provinsi Kepri. Menurutnya masyarakat Kepri sangat antusias dalam menyambut perhelatan STQ sebagai salah satu syiar Islam di Kepri apalagi dengan akan datangnya bulan suci Ramadhan 1440 H.

Menurutnya, pemerintah melalui Kemenag berkomitmen penuh mensukseskan setiap kegiatan baik MTQ ataupun STQ sebagai wujud pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat Islam dalam mensyiarkan ajaran agama Islam. Kakanwil mengatakan mengajarkan Alquran harus dimulai sejak dini.

Pawai taaruf di Kijang menempuh perjalanan sepanjang 3 kilometer. Dimulai dari Jalan Pasar Berdikari menuju Taman Kota Kijang. Meskipun hujan turun sejak pagi ternyata tidak menyurutkan semangat para peserta dan masyarakat untuk mensukseskan pawai taaruf.

Lebih dari 3 jam masyarakat disuguhkan dengan berbagai pertunjukan yang menarik, mulai dari tarian tradisional, tarian modern, permainan rakyat, gasing, sepeda onthel, motor gede, makyong, silat, dan sejumlah atraksi seperti baronngsai, reog pnorogo, silat dan sejumlah atraksi lainnya memeriahkan acara yang dikemas secara apik itu.

Sejak pukul 07.00 WIB para peserta bersiap untuk mengikuti pawai tersebut, dan kegiatan baru berakhir pada pukul 11.30 WIB. (fhy/r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed