by

Gas Melon Mulai Langka di Sagulung

SAGULUNG (HK) — Jelang

bulan puasa, tak hanya kenai-
kan sembako yang mulai menghantui masyarakat khususnya kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Sagulung, tapi mereka juga resah karena gas elpiji 3 kilogram (gas melon) juga langka.

Kondisi ini membuat warga Sagulung meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar melakukan aksi nyata untuk mengatasi.

Menurut Kristina, salah seorang IRT di perumahan Suka Maju dan Taman Anugerah, Kelurahan Tembesi, akibat kelangkaan gas melon tersebut membuat kalangan IRT kesulitan memenuhi kebutuhan memasak.

“Gas elpiji 3 kilogram sudah mulai sulit didapat di pangkalan. Namun di warung-warung yang bukan pangkalan malah ada dijual dengan harga Rp21 ribu,” ujarnya, Jumat (26/4) pagi.

Dia khawatir, jika tak segera diambil langkah tegas, kelangkaan gas akan terus berlanjut hingga Ramadhan mendatang. Karenanya, ia meminta instansi terkait segera turun mengatasi kelangkaan gas tersebut.

Sementara pantauan di lapangan, di simpang Barelang justru banyak dijual. Padahal pihak Disperindag sudah pernah melakukan razia terhadap gas melon tersebut.

Selain itu, di warung-warung kelontong juga banyak menjual gas melon tersebut. (ded)

Comment

News Feed