by

Honor Kecil, Linmas Kecewa

KARIMUN (HK)- Sejumlah petugas perlindungan masyarakat (Linmas) yang bertugas menjaga dan mengawasi tempat pemungutan suara (TPS) pemilu 2019 di Karimun mengaku kecewa karena honor mereka tidak sebanding dengan beratnya tugas dan tanggung jawab.

Dua petugas Linmas TPS 014 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Muhammad Salih dan Abu Bakar misalnya, mengeluhkan honor yang mereka terima. Selama menjadi Linmas mereka hanya dibayar Rp376 ribu setelah dipotong pajak. Sementara, mereka mengaku harus bertugas 48 jam lebih tanpa henti.

“Terus terang kami sangat kecewa dengan KPU. Kami tak menyangka ternyata honor yang kami terima cuma Rp376 ribu. Kalau tahu dari awal honornya cuma segini takkan mau kami jadi Linmas. Bukan hanya kami berdua, saya rasa dengan honor segini tak akan ada yang mau menjadi Linmas,” ungkap Abu Bakar diamini Muhammad Salih, Kamis (18/4) malam.

Katanya, sejak awal pihak KPU tidak pernah menyebutkan besaran honor Linmas yang akan dibayarkan. Hanya saja, pada saat pelatihan di GOR Badang Perkasa beberapa waktu lalu, Baik KPU maupun Kepala Satpol PP yang hadir saat itu hanya menyebutkan kalau honor Linmas mencukupi, bahkan lebih besar dari petugas KPPS.

“Mendengar kalau honor yang mencukupi itu, terus terang saya akhirnya mau jadi Linmas. Apalagi, mereka menyebut kalau honor yang kami terima melebihi petugas KPPS. Ternyata, setelah kami tanya honor petugas KPPS sebesar Rp500 ribu. Jadi, kami ini merasa dibohongi,” ujarnya kesal.

Abu Bakar juga menyebut, sebagai Linmas mereka bekerja 2 hari siang dan malam tanpa henti. Bahkan, pada malam sebelum pencoblosan, Karimun diguyur hujan, ditambah lagi mati lampu. Sebagai Linmas mereka tidak boleh menyentuh kotak suara. Sementara, kotak suara terancam rusak diguyur air hujan.

“Kami jadi serba salah. Artinya, tugas kami itu ancamannya penjara. Tapi apa ganjarannya, honor yang kami terima tak sebanding dengan tugas,” sesalnya.

Dua petugas Linmas tersebut mengaku tak akan tinggal diam soal rendahnya honor yang mereka terima. Mereka akan berkoordinasi dengan petugas Linmas dari Kecamatan Karimun, Tebing dan Meral Barat.

Kemudian, mereka berencana akan melakukan aksi di Kantor KPU Karimun untuk memprotes soal honor tersebut. (ham)

Comment

News Feed