by

Gakkumdu Tunggu Laporan Bawaslu Terkait Dugaan Politik Uang Caleg Batam

BATAM (HK)- Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Batam masih menunggu laporan Bawaslu Batam terkait dugaan politik uang yang dilakukan dua caleg dari Partai Gerindra.

“Kita agak kecewa dengan kinerja Bawaslu Batam soal video viral dugaan politik uang dilakukan oleh dua caleg tersebut,” Samsul Sitinjak, Tim Gakkumdu Kota Batam, Selasa (16/4) lalu.

Menurut Samsul, seharusnya Bawaslu memberikan informasi dan koordinasi dengan Gakkumdu.

Gakkumdu, kata dia, juga sudah melihat video dugaan politik uang tersebut.

“Kita sudah dapat infonya, tapi kita tunggu saja,” kata Samsul.

Kordiv Pencegahan Hubungan Masyarakat Dan Antar Lembaga Bawaslu Batam, Novialdi mengatakan pihaknya sedang proses untuk mencari bukti-bukti kuat dan kebenaran dari video tersebut.

“Kalau sudah dapat bukti kuat nantinya kita proses dan akan berkoordinasi dengan Sentra Gakkumdu,” ucapnya.

Dijelaskan Novialdi, jika kedua caleg dimaksud dinyatakan lolos menjadi legislator, meraih maka proses hukum akan tetap lanjut.

“Apabila terbukti bersalah maka proses hukum akan tetap dilakukan, jika dia terpilih sebagai wakil rakyat dan terbukti bersalah maka dia akan gugur untuk jadi anggota DPRD,” bebernya.

Kasus itu bermula dari laporan seorang warga, mengenai tindakan bagi-bagi uang yang dilakukan Caleg Partai Gerindra untuk DPRD Provinsi Kepri, berinisial NYP dan caleg partai yang sama untuk DPRD Kota Batam berinisial AS pada Sabtu (13/4).

Warga dijanjikan diberikan uang Rp200 ribu untuk satu suara.

Selain uang tunai, warga juga diberikan contoh kertas suara dan kartu nama masing-masing caleg. (cw64)

Comment

News Feed