by

Polisi Razia THM Jelang Pemilu

KARIMUN (HK)-Razia gabungan unsur TNI dan Polri, operasi cipta kondisi makin intensif dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Razia serentak dilaksanakan di Pulau Karimun Besar Jumat (12/4) malam. Razia dilaksanakan di tempat hiburan malam (THM) sejumlah hotel di Karimun.

Tim mulai bergerak ke sejumlah THM usai apel di halaman Mapolres Karimun, sekitar pukul 22.00 WIB. Apel yang dipimpin Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya itu diikuti ratusan personil Polres Karimun, termasuk juga dari Polsek Balai Karimun, Polsek Tebing dan Polsek Meral.

Razia tersebut dibagi menjadi 3 tim. Mereka bergerak ke titik-titik yang telah ditentukan. Tim 3 di bawah pimpinan Kapolsek Balai Karimun AKP Budi Hartono dengan jumlah personil 27 orang menuju ke Champion Executif Club, pub yang berada di Hotel Aston Karimun. Di sana, tim 3 dibagi menjadi dua bagian. Tim pertama di lantai 2 dan tim kedua ke lantai 4. Sayangnya, pengunjung pub di Hotel Aston Karimun tersebut sangat sepi. Biasanya, hall pub Champion Executif Club selalu ramai didatangi pengunjung. Namun, tidak malam itu. Ruangan yang biasanya heboh itu hanya diisi 1 orang pengunjung. Begitu juga di ruangan lainnya.

“Ketika memasuki hall di lantai dua, kami hanya menemukan satu orang pengunjung. Sementara, di VIP diisi pengunjung asal Malaysia. Pada saat dilakukan pengecekan, kami tidak menemukan benda-benda berbahaya saat razia, mulai dari narkoba, senjata tajam ataupun bahan peledak,” ungkap Budi.

Budi mengatakan, ada dua penyebab sepinya pengunjung pub atau tempat hiburan malam di Karimun. Pertama karena pada malam itu Karimun diguyur hujan lebat. Indikasi kedua, kemungkinan saja para razia malam itu sudah bocor, sehingga masyarakat enggan mendatangi tempat hiburan malam.

“Hasilnya, malam ini pengunjung tidak begitu ramai untuk di Champion Club, barangkali karena cuaca hujan atau sudah pada tahu akan ada razia. Saat kita cek kebanyakan wisatawan dari negeri jiran Malaysia yang sedang menikmati karaoke biasa saja dan tidak ditemukan narkoba, senjata tajam ataupun barang berbahaya lainnya,” jelas Budi.

Sementara, Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya menambahkan, razia yang dilaksanakan untuk menciptakan Kamtibmas di Karimun menjelang pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang. Salah satu bentuk pengamanan yang dilakukan adalah dengan melakukan razia di tempat hibura malam dengan memeriksa barang bawaan pengunjung. “Razia kali untuk meningkatkan keamanan menjelang pemilu yang tinggal beberapa hari lagi. Sebenarnya sudah banyak kegiatan yang kami lakukan untuk pengamanan menjelang pemilu. Razia yang kita lakukan kali ini, memang tidak ditemukan barang-barang berbahaya seperti narkoba dan senjata tajam,” ungkap Agung. (ham)

Comment

News Feed