by

Geger, Surat Suara 01 Tercoblos di Malaysia

JAKARTA (HK) — Suratu suara Calon Presiden (Capres) 01 tercoblos telah virald i media sosial. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur menemukan berkarung-karung surat suara, ketika diambil sampel terdapat surat suara ter-coblos 01 di dua lokasi berbeda. Total surat suara di dua lokasi itu berjumlah 40-50 ribu surat suara.

“Jumlah keseluruhan surat suara di dua lokasi berjumlah 40-50 ribu surat
suara,” ujar Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana lewat
keterangan tertulis, Kamis (11/4).

Apakah 40-50 ribu surat suara itu seluruhnya sudah tercoblos? Belum bisa dipastikan. Per sore kemarin, kepastian tercoblosnya surat suara baru sebatas dari pengambilan sampel.

Di lokasi pertama, yang berada di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor,
terdapat 10-20 ribu buah surat suara.

“Berdasarkan sampel yang dibuka di lokasi, semua surat suara telah di-
coblos pada paslon 01. Untuk surat suara legislatif sudah dicoblos Partai NasDem dengan caleg NASDEM DPR RI no urut 3,” tutur Yaza.

Begitu juga dengan di lokasi kedua. Petugas Panwaslu mengambil sampel
dan hasilnya dari seluruh sampel tersebut terdapat surat tercoblos 01.

“Di lokasi kedua, surat suara yang di coblos yaitu capres 01 dengan caleg DKI Dapil II NasDem No 2. Ter-
dapat juga beberapa lembar susu tercoblos caleg Demokrat nomor urut 3,” tutur Yaza.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung melakukan pengecekan informasi surat suara yang tercoblos ke Malaysia. Dua komisioner KPU menuju Malaysia pada Kamis (11/4) malam.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi awal tentang surat suara yang telah tercoblos di Malaysia., Namun KPU merasa perlu melakukan pengecekan secara langsung.

“Kami memandang informasi ini belum cukup sehingga kami perlu melalui rapat pleno menugaskan Pak Hasyim Asy’ari dan Pak Ilham Saputra un- tuk datang ke Malaysia secara langsung,” ujar Wahyu ketika
dikonfirmasi, Kamis malam.

Dia melanjutkan, kedua ko-
misioner akan sampai di Malaysia malam ini. Informasi per- kembangan di Malaysia dari keduanya akan disampaikan pada Jumat (12/4).

“Besok Insya Allah bisa lang-
sung diinformasikan, malam ini sampai Malaysia, pagi bisa dap- atkan informasi-informasi dari beliau berdua,” tegas Wahyu.

Sebelumnya, beredar video
tentang penggerebekan lokasi tempat penyelundupan surat suara pos di sebuah ruko di kawasan Bangi, Selangor, Malaysia. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa surat suara Pilpres sudah tercoblos untuk Pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf dan surat suara pileg untuk Partai Nasdem dengan caleg Nomor urut 3 bernama Achmad.

“Barang-barang sudah di-
coblos di Malaysia Selangor.
Sudah dicoblos 01, Partai Nasdem Nomor 5, calegnya Nomor urut 3 namanya Ahmad. Kami harap KPU Indonesia membatalkan semua urusan tentang DPL Malaysia dari hari ini sampai tanggal 14 (April). Kalau
tidak kami akan duduki KBRI,”
ujar seorang pria dalam video
tersebut sambil memperlihat-
kan surat suara yang sudah tercoblos.

Sementara itu, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, mengatakan pihaknya akan meminta proses pemungutan suara Pemilu 2019 di Malaysia dihentikan.

Pasalnya, Bawasl menemukan kecurangan berupa adanya penyelundupan surat suara dan surat suara yang telah tercoblos. Menurut Fritz, temuan boks berisi surat suara dan surat suara yang tercoblos di Malaysia benar dan bukan informasi
hoaks.

“Benar (temuan itu). Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed. Kami meminta KPU
melakukan evaluasi kinerja.
Sebab terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar,” ujar Fritz ketika dikonfirmasi wartawan.

Dia melanjutkan, Bawaslu
telah membuat rekomendasi
soal kinerja PPLN yang diragukan.

“Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan
suara di Seluruh Malaysia un-
tuk sementara,” tegas Fritz.
Sumber: detik.com/republika

Comment

News Feed