by

Jalan Kota Letung Dibangun 2020

ANAMBAS(HK) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) berencana akan membangun jalan Kota Letung pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu dilakukan mengingat jalan kota tersebut sudah cukup memprihatinkan, selain itu jalan tersebut juga sempit karena memang lebarnya tidak memadai, hal itu dikemukan Bupati KKA Abdul Haris, SH saat bincang di ruang kerjanya, Rabu (10/4).

Ia mengatakan, Jalan Kota Letung itu sendiri dibangunan pada zaman Anambas masih bergabung dengan Natuna. Jadi memang sudah sepantasnya dibangun.

Apalagi lanjut bupati, pertumbuhan penduduk dan tingkat perekonomian masyarakat di Jemaja cukup pesat, membuat harus ada terobosan agar infrastruktur yang masih belum maksimal ditingkatkan lagi.

“Insya Allah tahun 2020 akan dilaksanakan pembangunannya, dan akan diprioritaskan, karena ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu juga jalan tersebut juga sebagai simbol wajah kota Letung,”tuturnya.

Ia mengungkapkan, Jalan Kota Letung itu adalah dari Jalan Mardeka ke Desa Batu Berapit menuju Kelurahan Letung sampai dengan Desa Landak, dan dari perkiraan panjangnya sekitar tiga kilo meter.

“Untuk lebarnya memang saat ini hanya sekitar empat meter, dan kedepan akan ditambah menjadi lima meter agar tidak terjadi kemacetan apabila harus dilalui dua kendaraan roda empat yang berpapasan,” jelasnya.

Ia juga akan segera memerintah dinas terkait untuk menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunannya, serta perencanaan pembangunan jalan tersebut.

“Saya akan perintahkan dinas terkait untuk segera menghitung pembangunan jalan tersebut, sehingga pada tahun 2020 nanti pembangunanya menjadi prioritas dan tidak tercecer,” tegasnya.

Sementara itu Camat Jemaja Abdulah Sani sangat mengharapkan jalan Kota Letung dapat dibangun dengan dilakukan pelebaran dan pengaspalan kembali jalan tersebut. Hal ini mesti dilakukan, pasalnya selain kondisinya sudah memprihatinkan, lebar jalanpun sudah tidak memungkinkan dengan pertumbuhan masyarakat dan perkembangan perekonomian didaerah itu.

“Untuk saat ini Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2019 telah disahkan tentu tidak mungkin dilakukan pembangunan. Begitupula untuk APBD-P nanti tentunya harapan masyarakat itu jalan tersebut dapat dibangun pada tahun 2020 mendatang,” katanya.(yud)

Comment

News Feed