by

Bendera Parpol Jadi Penyemarak Kota Ranai

NATUNA (HK) – Bendera Partai Politik (Parpol) tampak berkibar ramai di pelataran Jalan Soekarno Hatta, Ranai. Bendera dengan aneka rupa dan nama ini dianggap sebagaian kalangan sebagai penyemarak susana.

Gerakan politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April mendatang memang terkesan adem-adem saja, dalam artian gerakan politik para kandidat kontestasi Pemilu di Natuna tidak terlalu nampak dan tidak menunjukkan gebyarnya.

Kondisi ini diduga diakibatkan oleh kecenderungan calon legislatif calon anggota DPD dan Tim Sukses kandidat Capres-Cawapres di Natuna lebih memilih kampanye dor to dor (pintu ke pintu) ketimbang di lapangan terbuka.

“Tapi bendera-bendera ini menimbulkan rasa lain. Bendera-bendera ini yang membuat kita merasa bahwa kita akan segera melakukan Pemilu dalam waktu dekat ini,” kata Har di Jalan Sokerno Hatta, Ranai, Rabu (10/4).

Bendera-bendera itu kelihatan tertata rapi meskipun ukurannya tidak sama. Angin laut yang bertiup sepoi-sepoi dari arah timur laut turut membuat bendera – bendera itu berkibar indah. Sehingga keberadaanya juga memberikan andil dalam cita rasa indahnya Pantai Kencana.

“Memang bendera ini membuat perpolitikan kita di Natuna terasa semarak. Cuma ini yang jadi bukti yang paling terasa kalau tahun ini adalah tahun politik di Natuna bagi kalangan masyarakat luas,” sambung Har.

Putra, warga lainnya menilai, susana perpolitikan di Natuna tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun Pemilu sebelumnya. Dulu gerakan politik di Natuna jauh lebih semarak jika di bandingkan dengan tahun ini.

“Aok (ya), tahun ini memang tak ada hangat-hangatnya pemilu ini. Dulu bukan hanya bendera banyak yang kita tengok, tapi juga kegiatan politik partai sangat semarak,” timpal Putra.

Ia berharap Parpol dan para kandidiat dapat melakukan kegiatan yang lebih dahsyat dari sekedar kegiatan kampanye dari pintu ke pintu agar masyarakat juga dapat menikmati suasana perpolitikan yang ramai sebagai bagian dari tahapan pesta demokrasi.

“Enak susana yang dulu lah, dulu kalau ada kampanye pedagang dadakan banyak muncul dan warga selain dapat pendidikan poltik juga dapat hiburan, ini semua saya anggap positif. Seharusnya kegiatan-kegiatan seperti dulu itu dilaksanakan juga tahun ini. Tapi kayaknya sudah tak mungkin lagi karena sekarang sudah mau memasuki minggu tenang,” pungkasnya.

Namun bendera-bendera ini tidak akan lama lagi menghiasi suasana kota Ranai. Karena dalam waktu dekat masa tenang pemilu akan segera tiba tepatnya pada tanggal 14 April mendatang.(fat)

Comment

News Feed