by

APK dan Bendera Partai Golkar Dirusak

ANAMBAS(HK) – Marwah Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas direndahkan menyusul tiga kali Alat Peraga Kampanye (APK) Partai Berlambang Pohon Beringin itu dirusak orang tak bertanggung jawab dalam sebulan terakhir.

Padahal masa kampanye akan segera berakhir pada tanggal 13 April 2019 mendatang. Hal ini akan kontra produktif dengan pencitraan partai Golkar di Anambas khususnya di Dapil III Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur.

Tak pelak kejadian ini akan menjadi preseden buruk pada proses demokrasi yang ada di Kabupaten termuda di Provinsi Kepri.

“Ini sudah ketiga kali dalam sebulan terakhir APK Partai Golkar dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Indra Syahputra, Sekretaris DPD Partai Golkar KKA dengan nada kesal, Rabu (10/4).

Ia menyebutkan tadi pagi pihaknya mendapatkan laporan dari tim pemenangan di lapangan bahwa satu baleho berukuran 1 X1,5 meter dan lebih kurang 7 bendera yang terdiri dari 1 bendera besar dan 6 bendera kecil yang berada di dusun Bayur, Desa Mampok dirusak.

“Untuk baleho itu dirobek, sedangkan bendera, tiang bendera dipatahkan dan ditumbangkan. Kejadian mungkin tadi malam,” katanya.

Ia menjelaskan, pengrusakan pertama terjadi sekitar sebulan lalu, saat itu kejadiannya disekitar simpang Desa Genting Pulur menuju Desa Kuala Maras, yang dirusak adalah spanduk Indra Syahputra Caleg nomor 1 dan kedua Spanduk Rosdiah caleg Golkar nomor dua.

‘Kejadian kedua didesa Landak, lebih kurang 10 bendera partai Golkar hilang tanpa bekas baik tiang maupun benderanya.

Kejadian pengrusakan APK dirinya ini tambah dia, telah dilaporkan ke Bawaslu KKA pada pukul 09.00 WIB tadi pagi. Dan responnya langsung ditindak lanjuti dengan mengutus Panwascam ke Tempat Kejadian Perkara.

“Ini sudah kriminal dengan merusak APK dapat dipidana. Kami meminta kepada Bawaslu untuk menindak lanjutinya, dan jangan sampai dibiarkan, karena dapat merusak keamanan dan kenyamanan serta kondusifitas daerah disaat proses demokrasi sedang berjalan,” jelasnya.

Ia mengaku heran, waktu pemasangan APK tidak lama lagi paling tinggal beberapa hari kedepan, tetapi masih ada saja orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan hal-hal.seperti ini.

“Kita mendesak Bawaslu untuk menuntaskan hal ini agar jalannya demokrasi dapat dapat berlangsung dengan baik,”tukasnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Bidang Pengawasan, Liber Simare Mare membenarkan adanya laporan dari Sekretaris Partai Golkar, Indra Syahputra terkait pengrusakan APK tersebut.

“Laporannya sudah disampaikan secara lisan kepada kita,” jelasnya.

Ia mengaku laporan tersebut juga telah ditindak lanjuti dengan memerintahkan Panwascam untuk melakukan investigasi.

“Kita sudah instruksikan kepada panwascam untuk investigasi dilapangan, dan pada soreh nanti apa perkembangan dilapangan,” pungkasnya.(yud)

Comment

News Feed